7 Persiapan Pemrograman Web (PHP) di Linux untuk Pemula

Sekarang ini semakin banyak orang tertarik untuk belajar mengenai bahasa pemrograman. Salah satu jenis bahasa yang banyak diminati adalah PHP karena memiliki fungsi dan penggunaan yang cukup luas. Sehingga wajar kalau banyak orang mulai tertarik mencari materi untuk Persiapan Pemrograman Web (PHP) di Linux.

Secara umum, ada cukup banyak peralatan yang dibutuhkan untuk belajar mengenai bahasa pemrograman PHP. Anda perlu menggunakan perlengakapan-perlengkapan tersebut secara optimal agar bisa melakukan belajar bahasa coding secara lebih mendalam dan juga intensif.

Apa Itu Bahasa Pemrograman PHP

Sebelum membahas secara lebih lanjut mengenai proses persiapan untuk belajar bahasa pemrograman, terlebih dahulu perlu dibahas tentang apa itu PHP. Tujuannya adalah untuk membuat para pembaca menjadi lebih paham dengan pengertian dari PHP yang banyak digunakan untuk membuat website.

PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan salah satu bahasa pemrograman server-side yang digunakan dalam proses pembuatan website. Bahasa program ini akan dikombinasikan dengan CSS dan HTML agar bisa menghasilkan tampilan website yang menarik.

PHP akan mengubah tampilan website yang statis agar menjadi lebih dinamis serta mengubah konten dan fungsi web menjadi lebih interaktif. Hal ini tentunya akan meningkatkan pengalaman dan kenyamanan pada pengguna saat mengakses website tersebut.

Meski secara fungsionalitas PHP ini bukan termasuk bahasa pemrograman yang terbaik, namun secara penggunaan PHP masih menjadi yang sangat unggul. Sehingga wajar kalau bahasa program yang satu ini menjadi favorit bagi banyak developer.

7 Persiapan Pemrograman Web (PHP) di Linux yang Perlu Anda Ketahui

Setelah mengetahui secara sekilas tentang pengertian dari PHP, kini Anda pun perlu mengetahui berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk belajar pemroragaman PHP di Linux. Bagi Anda yang tertarik untuk belajar bahasa pemrograman PHP di Linux, ada beberapa hal yang perlu disiapkan.

Sebagai informasi, berikut ini adalah beberapa Persiapan Pemrograman Web (PHP) di Linux yang perlu Anda ketahui.

1. Persiapan Pemrograman Web (PHP) di Linux: Perangkat Komputer dengan OS Linux

Pixabay.com

Agar bisa belajar bahasa pemrograman tentunya Anda akan membutuhkan tools atau perangkat penunjang. Salah satu perangkat utama yang dibutuhkan adalah komputer dengan sistem operasi Linux. Anda bisa menggunakan berbagai macam jenis distro Linux sesuai selera. Mulai dari Ubuntu, debian, Fedora, dan lain sebagainya.

Meskipun secara umum tidak ada batasan minimal khusus mengenai spek komputer untuk belajar bahasa pemrograman, namun sebaiknya Anda memilih perangkat yang sesuai. Tidak ada salahnya untuk menggunakan perangkat dengan kapasitas RAM yang agak besar agar mempermudah proses coding dan juga melakukan interpreter atau compile hasil coding tersebut.

2. Teks Editor untuk Menulis Bahasa Pemrograman

Unsplash.com

Setelah memiliki perangkat komputasi yang optimal, persiapan berikutnya yang Anda butuhkan untuk belajar bahasa pemrograman adalah Teks Editor. Nantinya, Teks Editor ini akan digunakan untuk menuliskan kode-kode bahasa program yang Anda buat.

Saat ini ada cukup banyak jenis Teks Editor yang bisa Anda pilih sesuai masing-masing selera. Setiap Teks Editor umumnya memiliki fitur dan keunggulan masing-masing. Sehingga Anda bisa memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa contoh Teks Editor yang cukup populer antara lain adalah Notepad ++, Gedit, Geany, Atom, Sublime, CodeLite, VS Code, dan lain sebagainya. Kalau Anda mencari Teks Editor yang relatif lengkap dan tampilan interaktif yang mudah digunakan, VS Code bisa menjadi salah satu yang patut dipertimbangkan.

3. Browser atau Mesin Pencari

Unsplash.com

Hal berikutnya yang perlu Anda siapkan ketika ingin belajar tentang bahasa pemrograman PHP adalah browser. Aplikasi ini termasuk salah satu yang harus Anda pasang karena memiliki fungsi yang sangat penting.

Nantinya, browser ini akan digunakan untuk melihat hasil dari kode web yang sudah ditulis. Bisa dibilang bahwa browser ini akan menjadi interpreter yang akan menampilkan hasil coding-an yang dibuat sebelumnya.

Linux memiliki cukup banyak jenis browser yang bisa Anda gunakan. Mulai dari Google Chrome, Firefox, Opera, dan lain sebagainya. Silakan Anda bisa memilih jenis browser yang paling tepat dan sesuai kebutuhan Anda.

4. Interpreter PHP

Linuxhint.com

Persiapan Pemrograman Web (PHP) di Linux yang berikutnya adalah Interpreter PHP. Perlengkapan ini dibutuhkan agar nantinya kode PHP yang sudah dibuat dapat dieksekusi. Fungsi utama dari interpreter ini adalah untuk menerjemahkan bahasa program agar bisa dipahami oleh komputer.

Sehingga perangkat komputer tersebut dapat memproses dan menampilkan hasil yang sudah ditulis dalam bahasa pemrograman tersebut. Hingga saat ini ada dua versi PHP yang beredar yakni versi 5.x dan juga PHP versi 7.x.

Mengingat bahwa masa dukungan versi 5.x akan segera berakhir, sebaiknya Anda memasang PHP dengan versi terbaru yakni versi 7.x. Selain versi baru, PHP versi ini juga lebih canggih dan bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

Kalau Anda pengguna Linux distro Ubuntu 16.04 dan Linux Mint 18.2, PHP versi terbaru ini sudah bisa diinstal pada OS Anda. Caranya dengan memberikan perintah instalasi Linux berupa :

sudo apt install php

Kemudian silakan tekan tombol y untuk melanjutkan proses instalasinya.

Kalau sudah terpasang, Anda bisa menginstall juga berbagai library tambahan yang umum digunakan dalam pembuatan web. Cara menambahkan library bisa menggunakan perintah berikut ini pada terminal Linux:

Sudo apt install libapache2-mod-php php-mysql php-common.

5. Server Web Apache

quehow.com

Sebenarnya, interpreter PHP sudah membawa sendiri Apache di dalamnya sehingga tidak perlu diinstal. Namun kalau Anda ingin menggunakan PHPMyAdmin (yang lebih mudah) maka perlu menginstal tools ini.

Untuk menginstal server Apache di Linux, silakan Anda bisa menggunakan command berikut ini :

sudo apt install apache2.

Kalau ingin menkalankan service apache, bisa menggunakan perintah berikut :

sudo service apache2 start

Sedanngkan perintah untuk mematikan Apache Web Server bisa menggunakan perintah berikut :

sudo service apache2 stop.

6. Server Database (MySQL)

benisnous.com

Kalau Anda ingin membuat website atau aplikasi yang lebih kompleks, maka akan membutuhkan database penyimpanan. Biasanya jenis database yang banyak digunakan adalah MySQL karena relatif  lebih mudah. Selain itu, ada juga server database lain seperti MongoDB, PostgreeSQL, SQLite, dan lain sebagainya.

Untuk pemula sebaiknya menggunakan server database MySQL. Untuk memasang server tersebut di Linux, bisa menggunakan perintah berikut ini :

sudo apt install mysql-server.

Untuk menjalankan, menghentikan, ataupun restart server Database, bisa menggunakan perintah seperti menjalankan Apache. Hanya saja ganti bagian Apache2 dengan mysql.

7. PHPMyAdmin

linuxtechi.com

Agar bisa melakukan pengelolaan database SQL dengan lebih mudah, Anda membutuhkan PHPMyAdmin. Perangkat yang satu ini sangat mudah digunakan karena memiliki tampilan GUI berbasis web.

Untuk memasang PHPMyAdmin di Linux, Anda bisa menggunakan perintah berikut ini :

sudo apt install phpmyadmin

Dan kemudian tekan y untuk melanjutkan. Setelahnya, Anda hanya perlu mengikuti pentunjuk instalasi tersebut hingga selesai.

Itulah beberapa tahap penting persiapan pemrograman web (PHP) di Linux yang perlu Anda ketahui. Kini dengan adanya pembahasan tersebut, Anda bisa semakin lebih siap jika ingin belajar memulai bahasa pemrograman PHP.

Keyword:
https://vpn co id/7-persiapan-pemrograman-web-php-di-linux-untuk-pemula/