WhatsApp Fitur Keluar Dari Grup Diam-Diam Tanpa Ketahuan

Kamu mungkin pernah merasa tidak nyaman berada di sebuah grup WhatsApp yang sangat mengganggu dan bising. Namun, saat ingin dari grup tersebut, kamu merasa tidak enak karena aplikasi akan memunculkan pemberitahuan ‘Grup Kiri’ yang dapat dilihat siapa pun dalam obrolan.

Kondisi tersebut mungkin bukan masalah besar di beberapa grup

Menurut WABetaInfo, sebagaimana dikutip dari Engadget, WhatsApp sedang menyiapkan fitur yang memungkinkan kamu keluar dari grup secara diam-diam tanpa ketahuan. Jadi WhatsApp tidak akan memberitahukan di grup jika ada orang yang keluar.

Namun sebagai catatan, aplikasi akan tetap memberi tahu admin grup bahwa kamu akan keluar saat fitur tersebut tersedia.

WABetaInfo pertama kali melaporkan fitur keluar dari grup WhatsApp diam-diamketika Meta membahas eksperimen dengan Komunitas, yang dapat digunakan untuk menggabungkan obrolan grup terpisah “di bawah satu payung dengan struktur yang sesuai untuk mereka “pada April 2022.

Belum lama ini sebuah tangkapan layar WhatsApp beta di desktop menunjukkan fitur baru WhatsApp tersebut, dengan tulisan: “Hanya kamu dan admin grup yang akan diberi tahu bahwa kamu meninggalkan grup.”

Fitur ini juga disebut akan diluncurkan untuk whatsapp di smartphone setelah tersedia di desktop.

jika kamu tidak ingin kontak tertentu menambahkan kamu kembali atau menambahkan kamu ke obrolan grup lain, kamu bisa memblokir mereka agar tidak melakukannya.

Di pengaturan ‘Privasi’ pada ‘Akun’, kamu dapat memilih orang yang dapat menambahkan kamu ke grup, dengan opsi ‘Semua Orang’, ‘Kontak Saya’, dan ‘Kontak Saya kecuali…””

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan mengetik kata kunci yang diinginkan.

Sebelumnya, whatsapp dikabarkan akan menggulirkanfitur baru whatsapp. Fitur yang dimaksud adalah,WhatsAppmembawa.linkke statusupdate-nya

Diketahui, saat ini ketika orang melihat tautan atau tautan di pembaruan status, pengguna lain tidak bisa mengklik tautan tersebut.

Namun melalui pembaruan dilihatWABetaInfo, laporan beta terbaru untuk berbagai perangkat klien, WhatsApp tengah bekerja menghasilkan untuk tautan, saat dibagikan sebagai statusupdate.

MengutipAndroid Police, Selasa (17/5/2022), dalam hasilscreenshotdi versi WhatsApp iOS, pengguna akan tetap melihat URL ataulinkdalam bentuk teks biasa, namun akan disertai kartu dengan gambarheader(jika ada), judul situs, deskripsi, danlink.

Pratinjaulinkhanya akan dilihat oleh pengguna lain yang menggunggah statusupdatemengizinkan selama beberapa detik sebelum dibuat.

Artinya, meski fitur tersebut dirilis resmi oleh WhatsApp, tidak semualinkdalam status update akan menerima. Pengguna pun diharapkan selalu berhati-hati dalam mengklik tautan yang dibagikan di status WhatsApp.

Sementara, pada versi desktop, terlihat sama, hanya sedikit lebih banyak ruang kosong.

Perlu dicatat, aplikasi WhatsApp di Android telah menghasilkan beberapa bentuk gambar untuk tatutan dalam status update, namun tidak sedetail yang terlihat di atas.

Perubahan ini diharapkan akan datang ke Android di beberapa titik di masa mendatang.

Selain itu,WhatsApp juga merilis fitur Reactions.Reaksi emoji atau fitur Reactions di WhatsApp baru saja resmi diluncurkan. Hal ini dikonfirmasi oleh kepala WhatsApp, Will Cathcart, dalam sebuah video di Twitter dan diblogWhatsApp.

“Kami senang mengumumkan bahwa reaksi akan datang ke WhatsApp dimulai dengan ๐Ÿ‘โค๏ธ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ข๐Ÿ™ beserta semua emoji dan warna kulit yang akan datang,” ujarnya saat mengumumkan fitur tersebut.

Melaluifitur baru whatsappini kamu akan menemukan nomor reaksi emoji yang intuitif. Namun sepertinya, fitur ini digulirkan secara bertahap karena tak semua pengguna langsung bisa menggunakannya.

Agar kamu tak penasaran, berikut cara menggunakan fiturReactionsatau reaksi emoji di whatsapp.

CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan kehadiran fitur reaksi emoji di WhatsApp. Informasi tersebut ia umumkan melakui akun resminya di Facebook dan Instagram.

“Reactions di WhatsApp bergulir mulai hari ini,” tulis Mark seperti dikutip dari unggahan di Instagram Storiesnya, dikutip Jumat (6/5/2022). Dalam unggahan tersebut, ia juga menampilkan enamreactionsyang hadir kali ini.

Adareactionsacungan jempol, hati, tertawa terbahak-bahak, kaget, serta sedih. Sebagai tambahan, ada pulareactionsyang diartikan sebagai ucapan terima kasih atau tos.

Dalam unggahan melalui Facebook, Mark Zuckerberg juga menuliskan dalam waktu dekat lebih banyak ekspresi akan ditambahkan di fitur ini. Namun, ada kemungkinan fitur ini akan dirilis secara bertahap untuk seluruh pengguna, sehingga saat ini tidak ada semunya yang bisa memakainya.

Untuk diketahui, fitur-fitur reaksi di Whatsapp sepertinya sudah terlihat sejak tahun lalu, tapi baru muncul di versi beta baru pada bulan lalu. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan pengguna untuk memberikan reaksi pada pesan yang diterima.

Dengan kata lain, pengguna WhatsApp kini bisa lebih ekspresif dalam memberikan reaksi terhadap pesan yang dikirimkan orang lain. fitur ini sebenarnya sudah hadir lebih dulu di aplikasi Facebook.

Reaksimemperkaya respons pengguna pada unggahan maupun komentar Facebook, sehingga tidak lagi membuka tombollike.

Menurut laporan, awalnya Whatsapp tidak memiliki pengalaman mengungkap fiturreaksi emojiuntuk para pengguna. Namun pada akhirnya, perusahaan mulai mengembangkan fitur ini di iOS versi beta, kemudian untuk Android.